Pokok Pembahasan
MEMBACA DALAM KEHIDUPAN
MEMBACA DALAM KEHIDUPAN
(Kamis 2
Oktober 2014)
|
No.
|
Mahasiswa
|
Pertanyaan
|
Jawaban
|
|
1
|
Sabriansya (5D)
|
Dalam berbahasa yang komunikatif, terkadang
menimbulkan alih kode dan campur kode dalam komunikasi, yang biasanya
dapat pula menimbulkan kesalahpahaman. Jadi bagaimana cara kita menciptakan
komunikasi yg beralih kode dan bercampur kode secara efektif? Agar komunikasi
menjadi efektif pula?
|
Hal
yang sebaiknya diperhatikan yaitu, terlebih dahulu dengan siapa Anda
berbicara (lawab bicara Anda siapa), setelah itu silakan berbicara sesuai
dengan tingkatan sosial lawan biacara Anda, sesuaikan keadaan, dan sesuaikan
tema pembicaraan.
|
|
2
|
Musma Yani
|
Dalam proses membaca kadang kita sering
mengulang bacaan tersebut.
Langkah apakah yang dilakukan agar setiap membaca kita tidak selalu mengulang bacaan tersebut? |
Pada
umumnya, suatu alasan seorang pembaca yang sering mengulang-ulang bacaan dikarena
adanya kekurangpahaman terhadap isi bacaan. Nah, solusinya jika sebagai
pembaca pemula sebiaknya mengenali jenis bacaan, setelah itu silakan terapkan
teknik membaca yang tepat untuk bacaan tersebut. Jika misalnya Anda
menerapkan teknik membaca pemahaman, maka itu tentunya tidak terjadi
pengulangan terhadap bacaan.
|
|
3
|
Musliadi
|
Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang
mesti dibaca baik membaca waktu dan keadaan? Apa hubungannya dengan membaca
|
Membaaca
waktu adalah mengenal makna bahwa betapa berharganya waktu, kemudian membaca
keadaan ialah membaca situasi yang ada. Nah, hubungannya membaca, yaitu
melakukan kegiatan membaca memerlukan suatu waktu yang tepat dan keadaan yang
kondusif. tetapi ini relatif. Bergantung pada pelakunya.
|
|
4
|
Yenrisnawati (5D)
|
Antara komunikator
I, II, dan III dalam berkomunikasi terkadang memiliki perbedaan.
jelaskan perbedaan komunikator I, II, dan III dalam berkomunikasi serta
contohnya.
|
Perbedaan
yang dimaksud di sini ialah perbedaan pemahaman mengenai arah atau topik pembicaranaan.
|
|
5
|
Reseptif adalah
pola dasar atau acuan untuk sebuah proses hingga menghasilkan produk.
sedangkan produktif itu sendiri hasil dari proses yang berdasar dari pola
atau acuan tersebut. apakah maksud pengertian reseptif dan produktif
tersebut?
|
Silakan
kembali baca bukunya bab II Keterampilan Berbahasa.
|
|
|
6
|
Halimah Syah ayu R
(5D)
|
Bisakah bapak memberikan contoh yg merupakan keterampilan berbahasa
bersifat reseptif?
bisaka bapak memberikan enjelasan singkat perbedaaan antara reseptif
& produktif dalam aspek keterampilan berbahasa sehari-hari
|
Silakan
kembali baca bukunya bab II Keterampilan Berbahasa.
|
|
7
|
|
Bagaimana cara mengatasi problem di kalangan anak remaja saat ini dengan
menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar , sedangkan disisi lain
bahasa gaul pada lingkungan anak-anak remaja kini cenderung semakin meningkat
Contoh ragam bahasa fungsiolek dalam pengkajian ilmu sosiolinguistik
|
Bahasa
gaul dan bahasa daerah tidak dapat terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Bahasa fungsiolek merupakan penerapan bahasa sesuai dengan fungsinya.
|
|
8
|
Nuralam (VC)
|
Apa hubungan antara membaca, menulis
dan medengarkan ?
|
Silakan
baca kembali dengan baik dan penuh pemahaman buku Anda pada halaman 6 dan 7
karena pertanyaan ini sudah dibahasa minggu lalu.
|
|
9
|
A.MUH.RISQULLAH
KELAS 5D
PBSI
|
Kiat apa yg harus kita lakukan untuk menciptakan bahasa yg komunikatif
dengan orang (penutur lain) yang memiliki keterampilan berbahasa yg lemah??
|
|
|
10
|
apakah di dalam "Creative
communicative" kita dapat menggunakan majas atau bahas kiasan
lainnya??
|
Bisa,
selama lawan bicara Anda memahami. Silakan sesuaikan keadaan dan lawan bicara
Anda.
|
|
|
11
|
Muhnasriadi
Rusli
|
Dari pertanyaan saudari wiwien. Bagaimana cara untuk meningkatkan minat baca seseorang agar setiap hari tidak malas membaca? Jawaban Kunci utamanya, yaitu jadikanlah kegiatan membaca sebagai suatu kebutuhan, dan terbiasalah membaca dan bacalah bacaan yang sesuai dengan keinginan. Dari jawaban bapak muncul sesuatu, yaitu contoh seorang anak kecil yang pemahamannya yang masih minim, dari jawaban bapak, kunci utamanya jadikanlah membaca sebagai kebutuhan. Dari sini pasti seorang anak bertanya apa itu kebutuhan dengan hubungannya membaca?. Pengetahuan seorang anak kecil tentang kebutuhan, mungkin kebutuhan pokok manusia, yaitu sandang, pangan, papan. Dan bacalah bacaan yang sesuai dengan keinginan. Muncul lagi sesuatu, kalau seorang anak kecil tersebut menginginkan buku yang tidak bermanfaat. Maka langkah apa yang harus di lakukan seorang guru? |
Pelaku
pembaca sangat berbeda-beda, yaitu:
1.
murid
(TK/SD),
2.
siswa
(SMP/SM),
3.
mahasiswa,
praktisi, akademisi, profesional, dll.
Pada
poin nomor 2 dan 3 itu yang diterapkan adalah penyadaran akan kebutuhan
membaca. Sedangkan poin ke-2 sesuai pertanyaan saudara (seorang anak kecil) itu
sistem yang diterapkan adalah membelajarakan.
|
|
12
|
Nur Aini
|
Dalam kurikulum pembelajaran bahasa di sekolah
ada empat jenis keterampilan berbahasa (language arts, language skills) yang
menjadi tolak ukur keberhasilan dalam berbahasa yaitu; menyimak/mendengarkan
(listening skills), membaca (reading skills), berbicara (speaking skills),
dan menulis (writing skills). Dari keempat keterampilan berbahasa tersebut
terbagi atas dua jenis dan sifat yaitu keterampilan berbahasa bersifat
reseptif dan produktif. Pertanyaannya mengapa demikian?
|
Pertanyaan
saudara ada di bukunya pada 5-7. Silakan baca dengan teliti.
|
|
13
|
Yusnaeni
|
Mengapa membaca dapat meningkatkan kemampuan
mendengar? Bukankah membaca merupakan aktivitas ragam bahasa tulis dan
mendengar merupakan aktivitas ragam bahasa lisan?
|
Pertanyaan
Anda sudah terjawab minggu lalu silakan dibaca http://pbsistkipprimasengkang.blogspot.com/2014/09/pertemuan-ii-kamis-25-september-2014.html
|
|
14
|
Yanti yanti
|
mengapa dalam
berkomunikasi media utama yang digunakan yaitu bahasa melalui hasil proses
kerja sama antara data dan alat ucap?
|
Alat
ucap dan data adalah media karena tanpa keduanya tidak akan ada komunikasi.
Walaupun alat ucap ada tetapi tidak ada topik pembacarann? dan awalaupun data
ada tetapi alat uacap atau sounds,
tidak ada?
|
|
15
|
jelaskan mengapa
dalam kurikulum pembelajaran bahasa menyimak, mendengarkan, membaca dan
menulis menjadi tolak ukur didalam berbahasa?
|
Tanpa
keterampilan berbahasa (menyimak, mendengar, membaca, berbicara, dan menulis)
dunia akan bisu. Silakan analisis pertanyaan Anda.
|
|
|
16
|
Fitria Pratiwi
|
Dalam kehidupan sehari-hari,banyak hal yang
mesti dibaca,baik membaca waktu,keadaan,dan baik itu secara tertulis tersurat
ataupun tersirat. Jelaskan maksud dari pernyataan diatas serta
uraikanlah contoh pengaplikasiannya!
|
Membaca
tersurat adal membaca sesuai dengan tulisan yang sesunggunya. Sedangkan
tersirat membaca makna di balik tulisan.
|
|
17
|
Siti Jumaila
|
Dalam dunia kebahasanan, ada
hegemoni yang mengatakan, bahasa adalah pengantar untuk mengetahui ilmu-ilmu
yang lain, dalam hal ini, seberapa besar kontribusi bahasa dan contoh
konkritnya itu seperti apa.?
|
Silakan
analisis pertanyaannya dan baca baik-baik materi bab I.
|
|
18.
|
Wiwin Winarti 1232083
|
Tolong jelaskan maksud dari kalimat
"bahasa melalui hasil proses kerja sama antara data dan alat ucap".
Proses kerjasama apa yang dimaksud didalamnya.?
|
Bahasa
itu lahir karena adanya hasil olah data melalui alat ucap. Contohnya :
seseorang berbahasa menggunakan alat ucap dan apa yang disampaikan itu adalah
data yang telah dikelolah dari data sebelumnya
|
|
19.
|
Bagaimana cara atau tips sehingga
kita bisa berkomunikasi secara kreatif sehingga bisa menjiwai arah
pembicaraan secara cerdas.?
|
Tipsnya
yaitu, silakan pahami topik pembicaraan, kenali dengan siapa Anda berbicara,
setelah silakan ciptakan situasio percakapan yang efisien. Nah, selama pembicaraan
Anda searah dan sepaham maka itulah yang dinamakan berkomunikasi secara
kreatif
|
|
|
20.
|
Dalam aspek keterampilan berbahasa
terbagi dua jenis dan sifat yaitu
-Pertama
Bersifat reseptif yakni pola dasar
atau acuan untuk sebuah proses sehingga menghasilkan produk. Proses dan
produk apa yang dimaksud tolong jelaskan.!
-Kedua
Bersifat produktif yakni hasil dari
proses yang berdasar dari pola atau acuan tersebut.
Hasil yg seperti apa serta pola acuan
yang bagaimana yang dimaksud. Tolong jelaskan.!
|
Silakan
dibaca kembali secara saksama bukunya (Membaca) halaman 6-8. Di sana telah
jelas dijelaskan mengenai eksistensi reseptif dan produktif.
|
|
|
|
|
|
|
Catatan untuk diperhatikan
- Bagi mahasiswa yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan tanyakan sesuai tema/topik perkuliahan tiap minggunya.
- Setiap mahasiswa wajib membaca laporan perkuliahan yang berlangsung setiap minggunya, atau sebaiknya dicopy dan diprint laporan perkuliahan tersebut sebagai bahan referensi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar